Ini Alasan Kenapa Harga Xiaomi Redmi 5A di Bawah Rp 1 Juta di Indonesia




Smartphone andalan baru Xiaomi di kelas entry-level, Redmi 5A, dibanderol Rp 999.000 di Indonesia. Harga tersebut lebih murah dibandingkan harga Redmi 5A di China yang dipatok di kisaran Rp 1,3 juta.

Xiaomi pun mengklaim tak ada ponsel lain di pasar Tanah Air yang sanggup menyamai spesifikasi Redmi 5A dengan harga tersebut. Tapi kenapa pula banderol Redmi 5A bisa demikian bersaing?
Senada dengan Jun, Director Product Management and Marketing Xiaomi Global, Donovan Sung, mengatakan pihaknya berupaya memangkas ongkos pemasaran sebanyak mungkin. Dengan begitu, alih-alih terbuang untuk marketing, biayanya bisa dipotong atau dialihkan untuk pengembangan produk.

Dia juga menambahkan bahwa harga rendah Redmi 5A bisa tercapai berkat dukungan para partner pemasaran Xiaomi untuk smartphone tersebut, yakni Qualcomm selaku mitra teknologi; Lazada selaku mitra online; Indosat Ooredoo selaku mitra operator, dan Erajaya selaku mitra offline. 
Redmi 5A sendiri dibekali dengan layar 5 inci (HD), chip Snapdragon 425, RAM 2 GB, media internal 16 GB dengan opsi ekspansi slot micro SD, baterai 3.000 mAh, dukungan dual SIM, serta kamera 13 megapiksel dan 5 megapiksel.

Bermodal spesifikasi tersebut dan harga bersaing, Donovan optimis Redmi 5A bakal menjadi “raja ponsel entry-level” di Indonesia. 

“Tak ada bandingannya di pasar. Saya telah coba membandingkan, memang tak ada lawan,” tandasnya. 


“Ini karena model bisnis yang dimiliki Xiaomi. Kami berusaha menekan biaya sehingga bisa menjual produk dengan harga modal,” ujar CEO Xiaomi, Lei Jun dalam sesi wawancara usai acara peluncuran Redmi 5A di Jakarta, Rabu (20/12/2017).

“Brand lain berlomba-lomba menggaet spokesperson terkenal. Tapi kami tidak begitu. Kami banyak bergantung pada pemasaran online. Dengan demikian, kami bisa menawarkan produk dengan setengah harga pasar,” kata Donovan.

Sumber

Comments